-

Sabtu, 11 Desember 2010

W396- Telepon Portable 2

Body dari plastik, masih cukup bagus
keadaan anggap saja rusak/mati, putaran angka tidak bisa balik
Terjual !!





W395- Jam Transistor Rhythm

 Merk Rhythm buatan jepang
kondisi hidup menggunakan batre sedang
sebagian besar body terbuat dari alumunium,
panjang 50cm tinggi 23cm berat 3kg
Terjual !!


W394- Gantungan kuningan

gantungan baju atau lainnya berbentuk kunci, dari kuningan
panjang 28cm
Terjual !!


W393- Jam Weker Kayu

 Kondisi hidup, diputar tiap hari
Terjual !!

W392- Jam Weker Ayam

 Kondisi hidup, diputar tiap hari
kaca ada retak sedikit
Terjual !!

Senin, 06 Desember 2010

W391- Kotak Resimen Tjakrabirawa

 Resimen Khusus Tjakrabirawa dibentuk berdasarkan Surat Keputusan Panglima Tertinggi Angkatan Perang Republik Indonesia No. 211/PLT/1962 tanggal 5 Juni 1962. Tjakrabirawa dibentuk sebagai suatu resimen khusus di bawah Presiden yang diberi tanggung jawab penuh untuk menjaga keselamatan pribadi Presiden/Panglima Tertinggi Angkatan Perang Republik Indonesia beserta keluarganya. Resimen ini terdiri atas Detasemen Kawal Pribadi, Batalion Kawal Pribadi, dan Batalion Kawal Kehormatan.

Pembentukan Tjakrabirawa merupakan tanggapan strategis atas upaya pembunuhan terhadap Presiden Soekarno, yang terjadi pada 14 Mei 1962 saat Presiden bersembahyang Idul Adha di Masjid Baitturahman di kompleks Istana Merdeka, Jakarta.

Sebagai suatu resimen khusus, Tjakrabirawa dipersiapkan sebagai suatu kesatuan militer yang memiliki kualifikasi setingkat kesatuan komando. Dalam suatu wawancara dengan Benedict Anderson dan Arief Djati (Indonesia No. 78, Oktober 2004), mantan komandan peleton Tjakrabirawa, Sersan Mayor Boengkoes, menceritakan sulitnya rangkaian tes yang harus dijalani oleh seorang prajurit ABRI untuk dapat bergabung di Tjakrabirawa.

Tidak seperti pembentukan kesatuan-kesatuan baru lainnya yang sekadar mengandalkan penggabungan dari beberapa peleton dan kompi untuk membentuk satu batalion, resimen khusus Tjakrabirawa dibentuk berdasarkan kumpulan individu yang berhasil lulus dari rangkaian tes seleksi. Keketatan tes seleksi Tjakrabirawa tampak dari data bahwa hanya 3-4 prajurit dari satu kompi suatu batalion yang berkualifikasi raider atau paratrooper atau airborne yang mendapat panggilan untuk mengikuti tes seleksi.

Letnan Kolonel Untung, yang berperan sebagai pimpinan militer Gerakan 30 September, misalnya, dari 1954 sampai 1965 bertugas di Batalion 454 Banteng Raiders yang memiliki kualifikasi paratroop-airborne. Pada 1961, Untung memimpin salah satu kompi relawan dalam Operasi Naga yang mengawali tahap infiltrasi penyerbuan Irian Barat di bawah pimpinan Panglima Komando Mandala Mayor Jenderal Soeharto.

Atas keberaniannya dalam Operasi Naga, Untung, bersama L.B. Moerdani sebagai pimpinan kompi relawan lainnya, mendapatkan penghargaan Bintang Sakti dari Presiden Soekarno. Pada Februari 1965, Letkol Untung, yang saat itu menjabat Komandan Batalion 454 Banteng Raiders, dipromosikan menjadi Komandan Batalion I Tjakrabirawa.

Kualifikasi khusus yang dimiliki Tjakrabirawa tidak langsung menjadikan Tjakrabirawa suatu kesatuan militer yang mampu melakukan kudeta pada 1 Oktober 1965. Kompi Tjakrabirawa di bawah pimpinan Letnan Satu Dul Arief dipilih menjadi penjuru Pasukan Pasopati untuk melaksanakan operasi penculikan para jenderal karena kesatuan ini berada langsung di bawah Presiden (bukan di bawah Markas Besar AD) sehingga saat melaksanakan operasi tidak akan menimbulkan kecurigaan dari para jenderal TNI-AD.

Keterlibatan Tjakrabirawa lebih ditentukan oleh sosok Letkol Untung, yang memiliki rekam jejak militer yang memungkinkannya membangun jejaring militer dengan kesatuan-kesatuan AD lainnya yang bergabung dalam Gerakan 30 September, yaitu Batalion 454, Batalion 530, dan Brigade I. Beberapa peleton dari ketiga kesatuan ini memperkuat Pasukan Pasopati. Batalion 454 dan 530 juga digelar untuk melakukan pengamanan Istana dan kantor RRI.

sumber : http://tempointeraktif.com/khusus/selusur/g30s/page20.php

Bahan kayu, ada keropos di beberapa tempat, karena termakan usia
Dalamnya ada kotak kaleng bisa di copot
ukuran 

Terjual !!



W390- Kalung Airborne

entah buatan mana...
Terjual !!



W389- Asbak Jepang

 Bahan keramik, ada sedikit bocel di ujung
buatan jepang
Terjual !!


W388- Tempat lada/garam model ayam

 bahan keramik, buatan jepang
Terjual !!


W387- Tempat lada/garam model siput

 bahan keramik, buatan jepang
Terjual !!


W386- Sendok Holland

Terjual !


Senin, 22 November 2010

W385- Lukisan penari bali

Lukisan di atas kanvas, ukuran 80x60cm
tanpa bingkai
pelukis I Made Sutamayasa
Terjual !


W384- Jam Pasir Philadelpia

Jam Pasir Philadelpia, waktu 2 menit
Terjual !

W383- Korek Aladin

Bahan besi, hidup pake gas korek
Terjual !!


W382- Botol Cina

Bahan dari keramik
Terjual !



Selasa, 16 November 2010

W381- Merger Jadul

alat ukur listrik jadul
anggap tidak berfungsi
Terjual !!



W380- Kompas Militer

Bahan besi & kuningan, buatan jepang
Terjual !